“Jangan Baca! Berat. Kamu gak akan kuat, biar aku saja..” -Dilan 1990 Review

Written by
“Jangan Baca! Berat. Kamu gak akan kuat, biar aku saja..” -Dilan 1990 Review

 

Sebuah buku yang di visualisasikan menjadi film, bukan satu hal yang baru. Beberapa film yang di ambil dari novel, nyatanya seringkali sukses. Apa mungkin ini formula film Indonesia biar penonton banyak? Gak tau sih, tapi yang udah-udah sih, pada sukses, sebut saja Ayat-ayat Cinta, Danur, 5cm, dan lain sebagianya. Hanya saja, Ekspektasi pembaca ketika melihat karya kesukaannya di jadikan film, kadang “suka” atau sebaliknya kecewa.

Apalagi, di angkat dari satu novel terlaris dari penulis terkenal. Kadang yang jadi deg-degan bukan Cuma penulis nya, tapi pembaca nya juga. Apakah visualisasi mereka ketika membaca akan sama seperti yang di bayangkan? Hmmm..

dilan 1

Dilan, sebuah karya apik dari Pidi Baiq, tentang cerita cinta remaja tahun 90-an. Dimana Dilan adalah panglima geng motor terkenal di Bandung yang jatuh cinta pada Milea murid pindahan dari Jakarta. Yang bertemu karena satu sekolah.

Ketika muncul kalimat, “Dilan mau di film-in” Orang-orang pasti kaget. Pasalnya, siapa yang bakalan jadi sosok Dilan? Imajinasi pembaca yang masih liar tentang sosok Dilan ini, mengawang dan sangat berharap banyak dari film ini. Ketika muncul nama Iqbaal Ramadhan Ex CJR jadi Dilan, banyak kontroversi yang muncul. (padahal film nya juga belum jadi) sedangkan yang dipercaya memerankan Milea, adalah Vanesha Prescilla Yang ditunjuk langsung Pidi Baiq.

dilan 2

Hasilnya tanggal 25 Januari kemaren film Dilan tayang di seluruh bioskop di Indonesia. Ardan radio dapet undangan khusus untuk nonton di Gala premiere nya tanggal 17 Januari di Ciwalk Bandung. dan hasilnya, film Dilan sukses! Semua karakter yang ada di perankan sesuai dengan seharusnya. Dialog dari buku yang khas tidak hilang di film itu. Romantis, lucu, gemes dan baper, mungkin itu kesan yang kamu dapetin beres nonton Dilan. Iqbaal berhasil memerankan Dilan dengan baik, begitu juga Milea. Chemistry yang di bangun dari awal film sampai selesai sangat baik. Alur cerita dengan narasi memanjakan kamu yang nonton di tambah quotes romantisnya.. yang juga viral seiring dengan pemunculan film ini. Misal, “Jangan Rindu, berat kamu gak akan kuat, biar aku saja..” atau “Kamu cantil, tapi aku belum mencintaimu, gatau kalau sore, tungggu aja..” dan banyak kata-kata Dilan yang bikin kamu senyum-senyum sendiri kalo nonton.

dilan 3

Gamau spoiler soal ceritanya. Yang pasti film ini sama dengan buku. Bahkan setting nya semua di buat tahun 1990. Buat yang belum baca buku Dilan pun masih bisa menikmatinya. jadi gak harus baca buku nya buat ngerti dan nonton Dilan, tapi kalo udah nonton pasti pengen baca bukunya.