WE THE FEST 2018: This Indonesia’s Biggest Summer Festival IS Hot!

Written by
WE THE FEST 2018: This Indonesia’s Biggest Summer Festival IS Hot!

Festival musim panas ala Ismaya Live tahun ini kembali hadir. Tak lagi diadakan di bulan Agustus, kali ini di akhir bulan Juli pada taggal 20-22. Tak ada perubahan yang signifikan pada tema festival kali ini, tetap dipenuhi dengan dekorasi warna-warni, signature area dengan payung-payung menggantung, WTF Icons, dan tiga area panggung. Namun, WTF tahun ini bisa dibilang sebagai pelopor festival yang ramah anak dan penyandang disabilitas dengan adanya fasilitas-fasilitas khusus.

DAY 1

IMG_8223

Kehadiran kami disambut oleh penampilan Polka Wars. Stage Bananas kian memanas di malam hari. Penampilan Petra Sihombing dipermanis dengan kehadiran secret guest star Jevin Julian yang membawakan single terbarunya dan atraksi beatbox di dua lagu terakhir. Seolah tak mau kalah, penampilan Ramengvrl feat. Gbrand & Keilandboi juga memberikan kejutan. Teriakan histeris penonton meledak ketika Iqbaal Ramadhan hadir di lagu ketiga. Teriakan histeris saya meledak ketika pada lagu selanjutnya, Ramengvrl membawa sosok yang akrab di mata: Rayi Putra! Belum, tak hanya sampai disini saja, seolah ingin memuaskan pecinta hip-hop angkatan lama, Iwa K juga turut diboyong dalam penampilan mereka.

IMG_0912

Penasaran dengan keadaan di luar, kami berpindah panggung menuju panggung terbesar untuk melihat penampilan ALT –J. Memukau! Panggung didekorasi dengan lampu–lampu yang berdiri tegak dan menyala sesuai dengan irama lagu dan crowd yang berans di sepanjang penampilan mereka.

DAY 2

IMG_8281

Kali ini kami tidak ingin meninggalkan euphoria festival dengan melewatkan permainan yang bisa kami lakukan di booth-booth yang berjaja. Face painting, karaoke, hingga ke balloon fight kami jabani. Hari mulai gelap, dan irama mendayu dari Efek Rumah Kaca mulai memanggil. Tajuk lama yang membikin rindu mereka bawakan: Di Udara, Desember, hingga Sebelah Mata. Belum puas akan lagu-lagu puitis, masih di panggung yang sama, Barasuara memanaskan suasana. Crowd semakin sesak seiring dengan permainan heboh Barasuara. Oh! Honne akan tampil setelah ini. Namun tak sampai situ, saya tetap bertahan untuk melihat penampilan Lorde untuk kali pertama di Indonesia. Berbalutkan pakaian berwarna magenta, sama seperti nuansa di album terakhirnya, Lorde memberikan banyak “curhatan” di sela-sela penampilan.

NRN_5761

You know, I didn’t have so much friends to hangout with on Saturday night back then. But I have you guys now!” Katanya sebelum membawakan lagu Liability. Oh yes, Lorde, who doesn’t want to hangout with you?

DAY 3

c2bc6dfd-a89b-43b6-8bdf-7c7ba1fe2c23 (1)

Crowd hari ini tidak sepadat kemarin. Namun saya berkesempatan untuk mewawancarai Midnight Fusic yang baru meluncurkan EP-nya dua hari lalu. Seolah mimpi, mereka akhinya dapat bermain di satu festival yang sama dengan influence terbesar band mereka: The Neighbourhood! Bagi saya, justru mimpi jadi nyata adalah ketika setelah itu saya dapat mewawancarai Dochi dan Sansan dari Pee Wee Gaskins. Mereka ang juga baru meluncuran EP “Salute to 90’s” meceritakan bagaimana proses pemilihan lagu yang cukup kompleks. Welcome to The Sophomore yang dibawakan pada awal penampilan mereka membawa saya sedikit mengingat jaman sekolah dulu. Penampilan Iqbaal Ramadhan menjadi secret guest star Ramengvrl kemarin sepertinya belum cukup. Ia kembali naik panggung untuk lagu Fluktuasi Glukosa, namun kali ini mengambil alih tugas Dochi bermain bass. Penonton kembali histeris.

IMG_8322

Saya berpindah panggung untuk melihat penampilan si seksi Jesse Rutherford, lead singer dari The Neighbourhood. Banyak lagu lama yang dibawakan, termasuk si hits Sweater Weather yang pasti paling ditunggu. Crowd lainnya yang tak boleh terlewatkan adalah Petit Biscuit. Banyak membawakan lagu hits seperti Fix You dan Latch membuat Petit Biscuit jadi banyak dinanti. Belum selesai saya menonton Petit Biscuit, gerombolan di belakang saya banyak yang heboh meninggalkan area panggung indoor. Oh, saatnya SZA! Berbalutkan kostum ala India, Sza menyapa penonton dengan hangat. List saya terceklis semua untuk menyanyikan lagu bersama SZA: Supermodels, Love Galore, The Weekend, hingga All The Stars. Tak sedikit penonton yang histeris, well, I would cry too if I could! Betapa sebuah penampilan yang manis, menutup ketiga hari yang terasa begitu magical.

NRN_6676

Terima kasih, WTF’18! Such a superb experience to be part of his festival. Sampai bertemu di WTF tahun depan!